Selamat datang di blog saya (^ 0^)//

Blog ini saya buat untuk membagi, sharing dan berdiskusi pengalaman dan pengetahuan mengenai salah satu hobby yang sudah saya tekuni hampir 2 tahun. Yaitu Fansubbing.

Apa itu fansubbing?? Well, fansubbing sendiri mempunyai banyak arti. Dari sejarah yang saya tahu, awalnyakenapa mempunyai nama seperti itu bersala dari kata bahasa inggris yaitu Fan’s Sub, yang berarti sub dari fans. Sub sendiri berarti suatu translasi. (pastinya kalo nonton bioskop atau dvd film asing ada ‘teks’ nya, itulah sub). Sejalan dengan waktu istilah itu mengalami perubaha2an kecil dan jadilah suatu kata kerja sehingga ditambhkan akhiran –ing menjadi fansubbing. Namun pengertian yang saya jadikan landasan adalah seorang individu atau kelompok yang mempresentasikan suatu sub dari media audio-visual atau visual. Hasil presentasi mereka dapat berupa sub dari suatu acara atau komik. Orang yang melakukan fansubbing menjadi fansubber.

Prinsip dari fansubbing adalah dari fans untuk fans.

Fansubbing mencjadi suatu kegiatan yang cukup digemari oleh banyak orang dari belahan dunia. Konsep ini sangat terkenal di kalangan penggemar jepang, baik anime, manga atau pun drama dan acara lainnya. Walaupun digemari Fansubbing sendiri menjadi suatu kegiatan yang acap kali dipermasalahkan dengan hak cipta. Namun karena hal-hal seperti perbedaan peraturan mengenai hak cipta pada beberapa negara menjadikan fansubbing tetap ada dan bersinggungan kecil dengan hukum. Ditambah lagi jka dilihat dari kacamata marketing fansubbing adalah cara yang paling ampuh untuk mempromosikan secara gratis kepada banyak orang di dunia. Yap. Lebih baik daripada iklan manapun. Saya dapat beri ilustrasi seperti ini: Jika ada suatu perusahaan X di jepang membuat suatu anime Y yang notabene berbahsa jepang. Mereka ingin anime ini dikenal banyak orang dan membeli barang2 yang realted kepada anime tersebut contohnya action figure atau kaos atau apalah. Maka dengan adanya suatu fansub A yang membuat sub terhadp anime tersebut membuat/menarik banyak audience luar jepang ynag menonton anime itu dengan seperti ini anime itu mendapatkan publikasi skala dunia secara gratis. Walau tidak semua namun sebagaian orang yang tertarik dengan anime itu dapat menjadi teratrik dengan barang anime tersebut. Dan membeli barang tersebut lewat toko/auction online. Pada akhirnya perusahaan X mendapatkan untung tanpa rugi sepeser pun.

Berikutnya saya kan menjabarkan pengalaman-pengalaman saya mengenai fansubbing.

Hal-hal positif mengenai fansubbing:

  • Team work. Fansubbing biasanya dikerjakan oleh beberapa orang untuk mempersingkat waktu pengerjaan suatu proyek. Dengan kita berada di suatu group mau gak mau kita akan belajar untuk bekerja sama dengan individu lain yang biasanya berbeda kenegaraan.
  • Free Language Tutorial. Yap, dengan ikut disuatu fansub secara perlahan pasti kita akan lambat laun mendapat ilmu kebahasaan proyek tersbut. Misalnya membuat proyek acara tv korea maka kita akan lambat laun terbiasa dan mengerti seidkit demi sedikit bahasa korea itu sendiri.
  • Foreign Friends. Ini yang paling beneficial. Seperti yang sudah saya utarakan diatas mengenai team player yang dari negara lain, maka dengan ini kita ada mendapat banyak teman dari luar negeri mempelajari kebudayaan mereka atau sekedar ngorbrol2 lucu2an aja. Yang nantinya jk sudah terbentuk persahbatan yang cukup erat dapat saling berbalasan comment pada fesbuk, prenster atau semacamnya. Bisa saling membantu dalam hal2 lainnya misalnya saya punya seorang teman di california yang sempat menawarkan untuk menjadi guide pada saat saya ada kesempatan untuk kesana. Hal yang sama juga sempat terjadi pada saat saya liburan ke singapur dan bertemu dengan fansubber satu team saya dan saya diajak muter2 singapore dan maen ke apartemen dia.
  • Fame. Jika anda menjadi sebuah fansubber amak mau tidak mau anda akan ‘beken’ setidaknya pada kalangan anda. Kalo sudah makin beken bisa beken level internasional.
  • Knowledge surplus. Berkutat dengan fansubbing tidak lepas berkutata dengan komputer yang secara tidak langsung membuat ada mengenal komputer dan segala software/hardware yang mendukung (contohnya AdobeAfterEffects, Aegisub, VirtualDub, VisualSyncSub, audacity, dan lainnya)

Hal negatif mengenai fansub :

  • Time Consuming. Betul sekali, menajalani fansub sangatlah mengkonsumni banyak waktu terutama jika hanya sendirian (hal inilah yang membuat kebanyakan fansub terdriri atas beberapa orang). Makanya kita harus bisa membagi pekerjaan proyek dengan baik adil dan proporsional.
Advertisements